Langsung ke konten utama
HP LIFE

November 2024

Perguruan Tinggi Negeri Palm Beach di Florida memanfaatkan HP LIFE untuk meningkatkan keterampilan bisnis mahasiswa dan memungkinkan mereka mewujudkan tujuan masa depan mereka.

Seperti banyak perguruan tinggi di seluruh AS, masalah keterjangkauan buku pelajaran menjadi agenda utama bagi fakultas di Perguruan Tinggi Negeri Palm Beach (PBSC, Palm Beach State College), Florida. “Masalah ini berdampak negatif pada kinerja akademis mahasiswa dan tingkat waktu kelulusan. Banyak negara bagian, termasuk Florida, secara aktif mengupayakan opsi, seperti buku pelajaran dan sumber daya akses terbuka, untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Roger Blair, Profesor III Kewirausahaan di PBSC.

Roger telah mengajar modul kewirausahaan pada program sarjana Supervisi dan Manajemen di PBSC selama lebih dari 10 tahun. Perguruan tinggi ini melayani hampir 36.000 mahasiswa mulai dari lulusan sekolah menengah yang bersiap untuk melangkah pertama kali di dunia kerja hingga profesional berpengalaman yang ingin memajukan karier mereka.

Pada tahun 2018, Roger ditugaskan untuk mendesain ulang mata pelajaran kewirausahaan tingkat atas PBSC. “Saya menemukan HP LIFE beberapa tahun sebelumnya di konferensi tahunan Perhimpunan Nasional Komunitas Perguruan Tinggi Kewirausahaan (NACCE, National Association of Community Colleges for Entrepreneurship). Inilah jenis konten gratis dan berkualitas tinggi yang saya cari untuk menambah substansi pada mata pelajaran baru.”

HP LIFE adalah program pelatihan keterampilan gratis dari HP Foundation. Kursus ini dapat diakses secara online melalui platform HP LIFE dan aplikasi seluler, baik di luar platform, maupun secara langsung. Konten ini juga digunakan oleh para pendidik, seperti Roger, untuk memperkaya kurikulum, mendukung penciptaan usaha, dan meningkatkan keterampilan kerja.

Program ini menawarkan lebih dari 30 kursus dalam delapan bahasa (Arab, Indonesia, Inggris, Prancis, Hindi, Portugis, Mandarin Sederhana, dan Bahasa Spanyol). Program ini mencakup topik-topik usaha inti mulai dari cara memulai usaha kecil, membangun situs web, atau menemukan sumber pendanaan hingga membantu peserta kursus meningkatkan keterampilan digital mereka, yang semuanya itu sangat penting untuk meraih kesuksesan dalam ekonomi digital saat ini.

Kursus kewirausahaan yang didesain ulang ini langsung sukses ketika diperkenalkan kepada peserta tingkat atas pada musim semi tahun 2019. “Sifat praktis dari pelajaran dan skenario bisnis di dunia nyata membuat mahasiswa tertarik, sementara perangkat yang disediakan dalam pelajaran ini sangat berharga bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis mereka sendiri,” kata Roger. “Sertifikat yang diberikan setelah setiap pelajaran selesai berguna dalam wawancara kerja dan memotivasi siswa untuk menyelesaikan kursus.”

“Yang paling efektif dalam membantu pembelajaran saya adalah kursus online. Kursus ini memberi saya materi yang bagus untuk usaha saya di masa mendatang.”

- Komentar seorang mahasiswa mata pelajaran kewirausahaan tingkat atas di Perguruan Tinggi Negeri Palm Beach

Dalam survei pascakursus, umpan balik siswa mencapai 4,76 dari 5 dan komentar menunjukkan bahwa kursus HP LIFE memberikan pengalaman belajar yang efektif. “Kursus ini juga disertifikasi oleh Quality Matters, yang menentang anggapan umum bahwa materi sumber terbuka tidak berkualitas baik,” kata Roger.

Setelah keberhasilan di tingkat atas, HP LIFE digunakan untuk mengembangkan kembali kursus kewirausahaan tingkat pemula yang dimasukkan sebagai modul di semua disiplin ilmu di perguruan tinggi. “Saat ini kami tengah mempertimbangkan penyediaan kursus ini bagi siapa saja di Palm Beach County yang tertarik dengan topik kewirausahaan,” kata Roger. “Kami juga tengah mengembangkan inisiatif untuk menjadi bagian dari landasan peluncuran dan inkubator bisnis kami.”

Lebih dari 1.000 siswa telah mengikuti kursus tingkat atas HP LIFE sejak diluncurkan pada tahun 2018. Kontennya juga akan disediakan bagi 200 siswa lainnya yang mengikuti kursus tingkat pemula setiap semester.

Kisah Inspiratif yang Menunjukkan Dampak Program Global Kami

featured image

Roger Blair, Profesor III Kewirausahaan

Lihat kisah sukses

“Dengan menggabungkan HP LIFE ke dalam kursus kewirausahaan tingkat atas, kami dapat menawarkan akses terbuka ke sumber belajar berkualitas tinggi kepada para mahasiswa kami, yang mendukung tujuan kami untuk menemukan solusi jangka panjang bagi keterjangkauan buku pelajaran.”

featured image

Danayit Zegeye, YMCA Ethiopia

Lihat kisah sukses

“Pengetahuan yang saya peroleh dari kursus HP LIFE akan memungkinkan saya membuat keputusan yang berdisiplin dan berinvestasi dalam usaha saya.”

featured image

Cameron Early, Siswa, YMCA Skotlandia

Lihat kisah sukses

“Sebagai seseorang yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan dalam menjalankan usaha, bagi saya kursus HP LIFE sangat menarik. Konten dan video interaktif di dalamnya menyenangkan untuk dipelajari.”

featured image

Argiris Tzikopoulos, CEO, JA Yunani

Lihat kisah sukses

“Kami senang atas kerja sama global kami dengan HP. Organisasi kami memiliki semangat yang sama untuk meningkatkan keterampilan lunak siswa dan memberdayakan mereka. Sebagai JA Yunani, kami bangga karena kami sedang mengembangkan kemitraan ini untuk menjangkau lebih banyak siswa melalui kursus HP LIFE.”

featured image

Shanthi Kanthaswamy, direktur eksekutif, JA Malaysia

Lihat kisah sukses

“Guru sangat penting bagi pendidikan dan berdampak bagi siswa yang merupakan harapan dan pemimpin masa depan kita. JA Malaysia sangat berterima kasih atas empati yang ditunjukkan oleh HP Malaysia terhadap tantangan yang dihadapi para pahlawan pendidikan saat ini.”

featured image

Andrea Mendes, direktur eksekutif, Mundo Aflora

Lihat kisah sukses

“Tim relawan HP membantu meningkatkan harga diri para remaja wanita yang dilupakan oleh sebagian besar masyarakat.”

featured image

Alumnus HP LIFE, Kosta Rika

Lihat kisah sukses

“Kursus ini melebihi ekspektasi saya dari segi konten, alat, aplikasi, dan yang paling berharga yaitu faktor manusia, karena di balik itu semua, terdapat seluruh tim yang penuh komitmen, dedikasi, dan profesionalisme. HP LIFE benar-benar mengubah kehidupan.”

featured image

Ndinda Catherine Leech, peserta Inisiatif Pemimpin Muda Afrika (YALI)

Lihat kisah sukses

“Saya mendorong semua orang agar memanfaatkan setiap peluang untuk mempelajari keterampilan baru, terutama jika itu gratis. Meningkatkan pengetahuan Anda akan membawa Anda jauh ke depan.”

featured image

Jalel Echaybi

Lihat kisah sukses

Saya sangat menyukai kursus pemasaran HP LIFE. Saya menggunakannya setiap hari dalam perencanaan dan pertumbuhan bisnis saya.

featured image

Sondess Amara

Lihat kisah sukses

Pelatihan HP LIFE sangat penting bagi saya. Melalui program HP LIFE, saya diberikan pendampingan untuk menyelesaikan rencana bisnis saya, belajar cara mengiklankan bisnis saya dan bahkan cara menyimpan catatan keuangan saya dari satu tahun ke tahun berikutnya.”

featured image

Wirausahawan Tunisia

Lihat kisah sukses

Lima wirausahawan Tunisia mengasah kemampuan kewirausahaan melalui program Mashrou3i dan belajar kerja sama adalah cara terbaik untuk mengembangkan bisnis yang sukses.

“Saya belajar cara menggunakan Microsoft Excel untuk menentukan titik impas bisnis saya dan cara menganalisis pengeluaran saya yang memungkinkan saya memperkirakan biaya nyata dengan lebih baik. HP LIFE membantu saya hampir di setiap aspek bisnis saya.”

featured image

Charity Selorm

Lihat kisah sukses

“Saya belajar banyak keterampilan baru melalui HP LIFE. Seperti cara menggunakan alat kanvas model bisnis untuk mengembangkan dan menyempurnakan ide bisnis, cara menentukan titik impas, cara menentukan harga layanan saya dengan benar, dan cara mengidentifikasi pasar sasaran saya.”

featured image

Barbara Millard dari Johnson County Community College, AS

Lihat kisah sukses

HP LIFE adalah apa yang saya cari untuk menambah kehidupan baru dalam pengajaran saya. Saya dapat menggunakan modul sebagai konten kursus dasar, atau sebagai penyegar. Setiap modul berdiri sendiri dan dapat dipadukan dan disesuaikan dengan kebutuhan kelas masing-masing.”